82 - Hadits riwayat Hudzaifah ra. ia berkata: Rasulullah saw. menceritakan kepada kami dua hadits. Yang satu aku sudah tahu dan aku masih menunggu yang satu lagi. Beliau menceritakan kepada kami bahwa Amanat (inti iman) bertempat pada pangkal hati manusia. Kemudian Al Qur'an turun dan merekapun mengetahui dari Al Qur'an dan mengetahui pula dari As Sunnah. Kemudian beliau menceritakan kepada kami tentang hilangnya amanat, beliau bersabda: Seseorang tidur dengan nyenyak, lalu dicabutnya amanat dari dalam hatinya, maka tampak tinggal bekasnya seperti bercak. Kemudian dia tidur lagi, dan dicabutnya amanat tersebut dari hatinya, maka tinggallah bekasnya seperti tempat kosong, seperti batu yang jatuh di atas kakimu, bekas tatapan batu itu terus membengkak sedang di dalamnya kosong, dan Nabi mengambil batu kecil lalu menjatuhkannya di atas kaki beliau. Kemudian beliau melanjutkan: Orang-orang saling berbai`at, tapi mereka tidak menjalankan amanah, sehingga dikatakan bahwa di antara Bani Fulan ada seorang yang jujur dan kepadanya dikatakan: Alangkah tabahnya orang ini, alangkah jujurnya dia, alangkah pandainya dia. Sedangkan di hatinya tidak ada iman meskipun sebesar biji sawi. Ternyata telah datang suatu zaman, di mana aku sudah tidak peduli siapa yang berbai`at kepadaku, kalau dia seorang muslim maka agamanya akan melarangnya berkhianat, dan jika dia seorang Nasrani atau Yahudi niscaya para pemimpinnya akan melarang mereka berkhianat kepadaku, adapun hari ini aku tidaklah akan membai`at kalian kecuali si Fulan dan si Fulan
- 988 reads





Recent comments
4 weeks 5 days ago
22 weeks 1 day ago
23 weeks 6 days ago
30 weeks 18 hours ago
35 weeks 3 days ago
42 weeks 5 days ago
1 year 4 weeks ago
1 year 4 weeks ago
1 year 8 weeks ago
1 year 17 weeks ago