13 - Hadits riwayat Musayyab bin Hazn ra. ia berkata:

13 - Hadits riwayat Musayyab bin Hazn ra. ia berkata: Ketika Abu Thalib menjelang kematian, Rasulullah saw. datang menemuinya. Ternyata di sana sudah ada Abu Jahal dan Abdullah bin Abu Umayyah bin Mughirah. Lalu Rasulullah saw. berkata: Wahai pamanku, ucapkanlah ucapan yang dapat kujadikan saksi terhadapmu di sisi Allah. Tetapi Abu Jahal dan Abdullah bin Abu Umayyah berkata: Hai Abu Thalib, adakah engkau membenci agama Abdul Muthalib? Rasululah saw. terus-menerus menawarkan kalimat tersebut dan mengulang-ulang ucapan itu kepada Abu Thalib, sampai dia mengatakan ucapan terakhir kepada mereka, bahwa dia tetap pada agama Abdul Muthalib dan tidak mau mengucapkan Lalu Rasululah saw. bersabda: Sungguh, demi Allah, aku pasti akan memintakan ampunan buatmu, selama aku tidak dilarang melakukan hal itu untukmu. Kemudian Allah ta`ala menurunkan firman-Nya: (Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun "kepada Allah" bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat mereka, sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu penghuni neraka jahim). Dan mengenai Abu Thalib, Allah ta`ala menurunkan firman-Nya: (Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah kuasa memberi petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk).

Bookmark and Share

Powered by Drupal, an open source content management system