Membuat Subdomain dengan
drupal tidak lah sulit hanya membaca file README dan menjalankan 6 langkah.
Langkah-langkah tersebut sudah di jalankan pada website
http://adenium.web.id dengan pilihan subdomain
Node Author
Subdomain dalam drupal mendukung 4 mode . yaitu :
- Node Author
Subdomain dengan user id sebagai subdomain nya contoh: dalam website adenium.web.id saya mendaftar dengan username aboen, maka subdomainnya adalah http://aboen.adenium.web.id
- Node Content Type
Subdomain dengan Content Type sebagai subdomainnya misal secara default content type pada drupal blog entry, page, story. Kalau posting konten pada story maka akan menjadi subdomain http://story.adenium.web.id/judul_konten
- Organic Groups
Subdomain dengan Organic Groups, sesuai dengan nama dari group tersebut yang akan menjadi subdomain. Misal nama group nya adalah "Arabicum" maka subdomainnya menjadi http://arabicum.adenium.web.id
- Taxonomy
Subdiman dengan mode Taxonomy maka term pada taxonomy tersebut yang akan menjadi subdomain. Taxonomy boleh dikatakan juga sebagai kategory. Misal dibuat term nya thaisoco maka subdomainnya menjadi htp://thaisoco.adenium.web.id
Proses Installasi
Inilah 6 langkah yang di kerjakan selama proses installasi module subdomain. Boleh dikatakan hanya 5 karena langkah 1 dan 2 adalah bisa dikerjakan barbarengan secara langsung.
- Langkah 1.
Edit file settings.php letaknya pada direktori sites -> default
kemudian tambahkan baris code berikut pada akhir file.
// ------------- BEGIN COPYING BELOW THIS LINE -------------
function custom_url_rewrite_outbound(&$path, &$options, $original_path) {
// Used by the Subdomain module to generate URLs with subdomains
if (module_exists('subdomain')) {
subdomain_url_rewrite_outbound($path, $options);
}
}
function custom_url_rewrite_inbound(&$result, $path, $path_language) {
// Used by the Subdomain module to correctly interpret URLs with subdomains
if (module_exists('subdomain')) {
subdomain_url_rewrite_inbound($result, $path, $path_language);
}
}
// ----------------- COPY UNTIL THIS LINE ------------------
- Langkah 2.
Kemudian masih dalam file settings.php ubah pada bagian $cookie_domain menjadi
$cookie_domain = "adenium.web.id";
ganti adenium.web.id dengan domain yang dipakai.
- Langkah 3.
Membuat wildcard DNS pada DNS hosting.
Domain .com/net/org atau internasional lainnya seharusnya bisa membuat wildcard dns sendiri kalau mempunyai akses ke kontrol panel domain. Untuk domain .id minta tolonglah ke pihak hosting agar membuatkan wildcard yaitu menambahkan * pada domain yang mengarah pada A record contoh:
*.adenium.web.id in A ip_address
- Langkah 4.
Tambahkan wildcard serveralias pada setting virtual host domain. Minta ke Admin Hosting untuk menambahkan serveralias *.adenium.web.id pada apache atau webserver lainnya. ( ganti *.adenium.web.id dengan domain yang dipakai.
contoh Virtual Host
- Langkah 5.
Aktifkan Subdomain settings URL aliases -> Subdomain settings pilih satu mode ( node author, taxonomy vocabulary, atau yang lainnya). Gambar berikut adalah bila langkah 1-4 belum di setup dengan benar
Bila sudah tersetup dengan benar maka akan terlihat seperti gambar berikut:
- Langkah 6.
Configure Pathauto URL aliases -> Automated alias settings:
1) Masuk ke dalam tab "Punctuation Settings" dan set "Tilde ~:" to "No action"
2) Letakan [subdomain] pada awal setiap path dalam konten yang ingin di letakan subdomainnya. Contoh pada website adnium.web.id
Itulah 6 Langkah mudah membuat subdomain pada drupal.
Catatan: module subdomain yang dipakai saat tulisan ini dibuat adalah untuk
drupal6 v 6.x-1.4. Versi sebelum (dibawahnya) yang pernah di coba harus di tambahkan ~ (tilde) pada langkah 6. 2 menjadi
~[subdomain]
Comments
Thanks
Wah penjelasannya detil banget lengkap dengan gambar. Makasih banyak ya